Inilah Alasan Sakit Jantung Tidak Kambuh Saat Berpuasa

Penyakit jantung memang selalu menjadi momoh bagi siapapun, bahkan penyakit ini telah menjadi penyebab utama di Dunia dan menjadi penyakit paling mematikan, namun sebagai umat Islam tenyata kita memiliki keuntungan dengan puasa, dan ternyata puasa itu sangat baik untuk kesehatan jantun, bahkan saat puasa resiko jantung kabuh pun menurun, hal ini dituturkan Dokter Yeni Purnamasari dari Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa, dia menambahkan bahwa penderita jantung bisa berpuasa asal menjaga pola makan dan minum berobat secara teratur. Hal terpenting lain, saat puasa bagi orang yang sakit pada umumnya adalah niat.

penyakit jantung

“Dengan niat yang ikhlas, organ kita tetap akan bekerja baik, bahkan menyehatkan tubuh,” kata dia saat berbincang dengan ROL. Senin (7/7). Selain menjaga pola makan, lanjut dia, penderita penyakit jantung perlu menjaga kadar cairan yang masuk ke dalam tubuh. Ini karena, kebutuhan air bagi penderita jantung sedikit berbeda.

Menurut ahli jantung, Dr Muhammad Munawar, penderita penyakit jantung yang berpuasa bisa dilakukan asal memperhatikan pengobatan yang dijalani. “Tak ada masalah bagi penderita penyakit jantung untuk menjalani ibadah puasa,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, tak ada perlakuan khusus bagi mereka yang mengalami penyakit jantung dalam meningkatkan aktivitas ibadah mereka pada bulan Ramadhan. Aktivitas itu justru membantu mereka sebagai bagian dari olahraga.

Kemudian bila pasien memang diwajibkan minum obat, maka obat itu harus tetap diminum secara rutin dan jangan ditinggalkan selama puasa.

Penyakit jantung memang banyak sekali penyebabnya, biasanya dikarenakan oleh pola hidup yang tidak sehat, pola hidup yang tidak sehat merupakan pemicu penyakit jantung, untuk itu alangkah baiknya jika kita bisa menjaga pola hidup kita agar senantiasa sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit.

Advertisements

Serangan Jantung Dipicu Gaya Hidup Yang Tidak Sehat

Penyebab serangan jantung memang sebenarnya banyak sekali, beberapa diantaranya mungkin sudah menjadi bagian gaya hidup kita selama ini, untuk itu perlu kita rubah pola hidup yang semacam ini, seorang ahli bedah jantung dari Pantai Hospitals Indonesia Dato Dr Venugopal Balchand mengatakan bahwa gaya hidup tidak sehat dan kurang terkontrol dapat menyebabkan seseorang terserang penyakit jantung.

penyebab penyakit jantung

Ia mengatakan potensi orang timur lebih besar terserang penyakit jantung dibandingkan orang barat karena ukuran arteri pembuluh darah pada jantungnya lebih kecil.

Penyakit jantung di negara Asia rata-rata menyerang seeorang usia 40-50 tahun. Namun, tidak jarang juga penyakit jantung menyerang seseorang saat berusia 28 tahun.

“Di negara barat seperti Amerika pasien jantung yang banyak dijumpai pada usia 60 tahun ke atas,” ujar Dato.

Dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan kolesterol, merokok serta kurangnya olahraga dapat memicu terserangnya penyakit jantung.

Selain itu, seseorang yang mempunyai latar belakang terserang penyakit kencing manis dan hipertensi dianjurkan waspada karena mereka juga bisa terkena penyakit jantung.

“Kurang menjaga gaya hidup akan mempercepat terjadinya sumbatan pada pembuluh darah di jantung sehingga akan mengalami serangan jantung,” ujarya.

Ia menambahkan bahwa untuk saat ini sudah adanya kemajuan teknologi untuk mengatasi penyakit jantung yakni dengan melakukan operasi pemasangan ring atau “by pass”.

Untuk pemasangan ring bisa melebur dengan tubuh dalam jangka waktu enam bulan. “Pasien yang menjalani opeasi “by pass” atau pemasangan pembuluh darah pada jantung biasanya akan pembuluh darah baru tersebut akan bertahan 15-20 tahun,” ujarnya. Namun, pasien harus tetap menjaga gaya hidupnya agar tidak kambuh lagi setelah menjalani operasi.